Pusat Komunikasi dan Informasi (Puskomin) Kemendagri mencatat pada 2010
terjadi 93 peristiwa konflik. Pada tahun 2011 terjadi peristiwa konflik,
tahun 2012 terjadi 128 peristiwa konflik, dan tahun 2013 hingga awal
September tercatat peristiwa konflik. Persoalan ancaman aksi terorisme,
kata Tanribali Lamo, juga menjadi persoalan yang perlu dicermati
bersama. Pada tahun 2012 tercatat sebanyak 65 kali ancaman terror, 30
kali diantaranya adalah ledakan bom, serta telah terjadi penangkapan
terhadap 55 orang.
“Diperlukan sinergitas dari seluruh pemangku
kepentingan Pemilu, khususnya dalam menciptakan iklim daerah yang
kondusif sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara
demokratis,” kata Tanribali Lamo. Terpisah, Kasubdit Fasilitasi Pemilu
Ditjen Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Cecep Agus
Supriyatna mengatakan, menurutnya tingkat partisipasi politik masyarakat
dalam Pemilu memang perlu mendapatkan perhatian serius seluruh
kalangan.
Apakah menurunnya tingkat partisipasi itu disebabkan oleh
menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap partai politik
(parpol), atau mungkin disebabkan karena tidak adanya calon pemimpin
yang sesuai dengan keinginan rakyat, atau memang karena masyarakat sudah
beranggapan bahwa Pemilu saat ini bukanlah hal yang penting. Di sisi
lain, perlu diantisipasi pula potensi konflik yang ada di tengah-tengah
masyarakat sepanjang penyelenggaraan Pemilu. Mengingat, seringkali
terjadinya konflik di sejumlah daerah sepanjang pelaksanaan Pilkada,
baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Jika berbagai kondisi
itu tidak disikapi secara baik, maka berpotensi mengancam persatuan dan
kesatuan bangsa.
“Pemilu memakan dana yang cukup besar. Semestinya,
hasil dari pemilu juga menjadi lebih baik,” harapnya. Sementara, Ketua
KPU Husni Manik mengatakan, ada empat indicator yang menentukan
kesuksesan Pemilu 2014, yakni sukses dalam penyelenggaraan teknis
kepemiluan, penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil, partisipasi
masyarakat yang meningkat, dan kualitas pemilu yang lebih baik. Untuk
mewujudkan hal itu dibutuhkan kerjasama dengan semua komponen bangsa,
baik para penyelenggara pemilu, peserta pemilu, pemerintah, maupun
masyarakat. “Dengan waktu yang tersisa menuju 2014, diharapkan Pemilu
2014 lebih baik dibandingkan Pemilu 2009,” ujarnya . sumber: http://www.kemendagri.go.id
Segelumit kehidupan pemilu diatas dan flashback sungguh sebuah fenomena saya disini hanya berpesan kepada para pemangku jabatan untuk tetap konsisten pada janji-janjinya bukan janji joni_